No.01 — 2025
01 — Manifesto
Desain adalah huruf yang berebut ruang — bukan yang duduk rapi.
Yang menarik bukan saat huruf berhenti di tempat yang disediakan untuknya. Yang menarik saat huruf menolak — menembus garis, mendahului gambar, dan memaksa mata berhenti lebih lama dari seharusnya.
02 — Karya terpilih
(04)
No.02 — 2024
LEBAK
No.03 — 2024
SIRKUS
No.04 — 2023
KENDARA
Interlude — kutipan
Tipografi yang hebat tidak bisa dilupakan.— Arga, catatan studio 2021
Interlude — klien
(06)
Kedai LompongIdentitas · 2024
Penerbit NalaEditorial · 2021–26
Kota CandiWayfinding · 2023
Toko HujanKemasan · 2022
Museum MimpiPameran · 2020
Kopi SenjaIdentitas · 2019
03 — Prinsip
-
A
Huruf lebih dulu.
Tata letak mengikuti huruf, bukan sebaliknya. Kalau kalimatnya kuat, sisanya tinggal ikut.
-
B
Satu yang nyaring.
Satu elemen berteriak per layar. Sisanya ikut diam, atau jadi bisikan.
-
C
Kertas itu nyata.
Kontras, tumpukan, dan ruang kosong dipakai seperti di cetak — bukan seperti di spreadsheet.
Jasa — yang bisa dikerjakan
-
Identitas visual
Logo, huruf kustom, dan sistem penerapan untuk kedai, studio, dan merek kecil.
Mulai 18 jt
-
Sistem editorial
Majalah, zine, dan terbitan berkala — dari grid sampai cetak.
Mulai 12 jt
-
Seri poster
Satu tembok, satu tema, satu bahasa visual. Pameran atau promosi.
Mulai 4 jt
-
Wayfinding
Peta, penanda, dan huruf di ruang publik — kota atau kampus.
Mulai 25 jt
04 — Tentang
Atelier kecil yang percaya: besar itu bukan teriakan.
Sejak 2019, atelier ini mengerjakan identitas, seri poster, dan sistem editorial untuk kedai kopi, penerbit kecil, dan kota-kota yang suka bertanda. Semua dikerjakan dengan satu keyakinan: halaman yang baik membuat orang berhenti — lalu membaca.
05 — Arsip waktu
Mulai di meja dapur. Satu laptop pinjaman, satu klien pertama: kedai kopi dua meja.
Sistem identitas lengkap pertama. Belajar bahwa kemasan juga membaca.
Kolaborasi lintas kota — proyek pertama di luar pulau, dikerjakan lewat panggilan tengah malam.
Fokus penuh ke huruf: tipografi kustom, huruf besar, dan ejaan yang sengaja salah tempat.
Pameran poster pertama: SIRKUS. Enam poster, satu tembok, tanpa izin.
Seri editorial LEBAK — dua belas terbitan berkala untuk penerbit mandiri.
TROPIKA: identitas visual lengkap, dari huruf sampai etiket botol.
Saatnya cerita berikutnya. Formulir kontak terbuka di bawah.